Belum Terbukti

Kerusakan Hutan di Pembebasan Tata Ruang Enclave TNLL

14:00 Feb 7 2017 Danau Lindu, Tomado, Sulawesi Tengah, Indonesia

Gambaran
Masuknya roda empat di area enclave taman nasional lore kecamatan Lindu (kurang lebih 17 km). Akses pembebasan tata ruang badan jalan Sadaunta – Puroo (kurang lebih 11 km, di area hutan TNLL (dari Sadaunta – Puncak 6 Km, dan dari Puncak – ke kampung Puroo, 5 Km), serta akses jalan kampung dari kampung Puroo sampai di kampung Anca (kurang – lebih 7 km) perlu ada kesepakatan tertulis antara masyarakat penguna manfaat jalan (ojek, sopir, masyakat desa Namo kecamatan Kulawi, masyarakat di kecamatan Lindu dan pihak terkait (Pemda Provinsi Sulteng, Pemda Sigi dan Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu.

Dengan kondisi jalan sekarang sudah ditempu roda empat walaupun masih jalan setapak yang masih mengancam keselamatan berkendaraan dan masih rawan erosi longsor jika datang cura hujan (permukaan jalan tanah labil, kiri-kanan tebing dan jurang).

Dengan masuknya roda empat masyarakat tidak lagi dibebani dengan harga barang campuran yang mahal, biaya transportasi yang mahal, yang dulunya kuda, berganti dengan roda dua (ojek motor) kemudian sekarang ini berganti lagi dengan adanya mobil truk box (kampas) barang campuran, mobil truk material, (beban jalan dan muatan kendaraan disesuaikan struktur tanah yang labil).

Yang dahulunya masyarakat masih menanduk yang sakit dari Lindu ke Sadaunta, dan jika meninggal di rumah sakit di Palu ditanduk lagi dari Saudaunta Desa Namo ke kecamatan Lindu.

Keterlibatan dan peran masyarakat sebagai subjeck untuk menjaga dan mengantisipasi keberlanjutan dampak dari kerusakan Hutan, Danau dan Lingkungan sekitarnya harus perlu mendapat respont positif dari Pemerintah Pusat, Daerah dan Instansi terkait dalam hal ini, Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pemda Sigi, Dinas Perhubungan Sigi, Dinas Pertanian, Perikanan Darat Kab. Sigi, Dinas Budaya dan Parawisata Sigi, dan Balai Besar Taman Nasonal Lore Lindu, Dinas Parawisata Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendorong pengelolaanya yang lebih baik kedepan yang berbasis masyarakat setempat (lokal).

Bahwa kecamatan Lindu Kabupaten Sigi, hanya memiliki penduduk terkecil, jika dibandingkan empat belas kecamatan lainnya di Sigi yang penduduknya lebih besar.

Kecamatan Lindu penghasilan kekayaan Sumber Daya Alamnya-nya cukup melimpah untuk Pendapatan Asli Daerah Sigi, misalnya Obyek Wisata, Transportasi Darat dan Transportasi Danaunya, hasil Danaunya misalnya; ikan mujair, ikan mas, ikan sogili, serta hasil pertanian dan perkebunan kakao misalnya; Beras, Coklat, Kopi dan tanaman Vanili yang cukup menjadikan potensinya.

Budaya Komunitas Etnis Tado terkikis oleh budaya luar, yang masuk merusak tatanan hidup masayarakat setempat, yang semakin masiv perubahannya, ditingkat pembangunan sosial misalnya; penghidupan yang duluhnya hidup sederhana, hormat dengan noma-norma Adat setempat dengan mengedepankan bermusyawarah mufakat dan bergotong-royong (saling membantu), kini sudah berubah menjadi budaya konsuntif misalnya cara berbergaul anak mudah yang sudah berubah dratis, beredarnya obat – obat terlarang (narkoba) di kalangan pemuda, sudah semakin banyak pemuda yang penganguran dan putus sekolah.

Tatanan budaya setempat tidak dibarengi dengan pendidikan kearifan budaya Adat setempat,mendorong budaya masyarakat setempat dengan nilai-nilai pendidikan lokal yang dahulunya menghargai norma-norma Adatnya untuk menjaga Hutan, yang kini sudah hilang, misalnya menghargai peningalan nenek moyangnya yang duluh sangat arif menjaga Hutan dan Lingkunganya, serta larangan – larangan lainya tidak boleh dilanggar.
Kepercayaan: UP DOWN 0
Komentar-komentar
Eugenequile (Apr 25 2017)
<a href="http://guod.me/hi/macho-man-2.html">http://guod.me/hi/macho-man-2.html</a>
Tinggalkan Pesan
Nama:
Surel:
Komentar-komentar:
Kode Keamanan:
15 + 2 =

Laporan Tambahan

Test, Hujan Badai Mendera Kota Palu

10:20 Feb 07, 2017

Jalan Zebra II, Jalan Zebra II, Kota Palu, Palu Selatan, Indonesia, 48.65 Kms

Tes Laporan Kebakaran

10:25 Feb 07, 2017

Jalan Zebra II, Jalan Zebra II, Kota Palu, Palu Selatan, Indonesia, 48.67 Kms

Sawit Parimo

10:38 Feb 07, 2017

Palu, 48.67 Kms

Sampah di Kota Palu dimana-mana.

10:23 Feb 07, 2017

Palu Timur, Palu, Central Sulawesi, Indonesia, 48.69 Kms

Tes Laporan Kerusakan Hutan, Mengakibatkan Banjir

11:54 Feb 07, 2017

Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kota Palu, Palu Selatan, Indonesia, 49.14 Kms